Nyala Percik Api 2013

Kembang api dan petasan, hal yang tak pernah absen dalam setiap perayaan, entah Ramadan, Lebaran, ataupun tahun baru keluarga kami. [found on bjonnicus.tumblr.com]

Kembang api dan petasan, hal yang tak pernah absen dalam setiap perayaan, entah Ramadan, Lebaran, ataupun tahun baru keluarga kami.
[found on bjonnicus.tumblr.com]

Aku pernah sangat bahagia saat melihat kembang api

Beberapa tahun terakhir, nyala percik api itu sangat kuat mengingatkanku pada seseorang, pada natalitas, juga pada mortalitas

Seperti beberapa malam kemarin,

Aku masih suka kembang api, namun dengan cara yg berbeda

Wahai kembang api, kepada percikan apimu yang meninggi, sampaikan salam rinduku, pada seseorang yang dulu riang menyalakanmu untukku

Malam saat aku memasuki angka dua puluh tiga, di tahun keempat kepergiannya, kembang api selalu dan akan terus ada, di tengah kami berdua

di antara dimensi yang berbeda, di antara tanah dan udara, di antara gelap dan nyala

Aku tetap suka, aku tetap bahagia, aku tetap bertambah usia, bersama percikan api sang kembang api, perantara kami

Ah, sudah tak ada kembang api malam ini. Sudah saatnya bobo kayak ikan XD besok waktunya kepo tentang kawasan Surabaya sama Mas Narasumber :p

Agar abadi, setidaknya aku harus ucapkan kali ini: selamat 23, 2013!

Jogja,

1 Januari 2013

———————————————————————-

Ha ha..gara-gara nge-post tulisan Frangipani, aku jadi inget postingan lama di Tumblr-ku.

(Bukan) Foto Caleg!

(Bukan) Caleg! Dukung!

(Bukan) Caleg! Dukung!

Menjelang 2014, suhu politik memanas. Sepanas siang yang terik, macet, penuh bunyi klakson, lengkap dengan pemandangan foto artis terpampang dengan slogan penuh janji. Terang saja, artis tersebut pun ikut mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Saya juga mau ah jadi caleg, pasang foto kegiatan sosial. Gape apa engga gape di politik kan bisa diurus nanti :3 *sigh