13876476_10204803885775213_6396535408482059594_n

“Bung, situ dimana?”
Setengah tahun belakangan, sudah tak pernah ku ucap kata ini;

“Bung, situ dimana?”
..atau “Ayo ngopi”
Kata yang dulu sering kita tukar lewat pesan-pesan singkat, yang selalu berahir dengan gelak tawa atau muka meringis; cibir tanpa batas.
Aku sudah lelah, bung!
Kali ini biarkan musik menyana sebuah rasa iklas untuk pergimu.
“O’ music, grant me the serenity to accept the thing that I cannot change!”
….
Katamu dulu, “Aku raiso main gitar sentimentil koyo kowe, Char. Kowe kan wonge sentimentil banget, nek aku ki pagob”
Ha piye?
Kali ini biarlah kudawai nada-nada biru  buatmu. Biar luas sesak karena kata tak terucap yang dulu sering kita tukar lewat pesan-pesan singkat itu;
“Bung, situ dimana?”
—–
*foto saat featuring rekaman dengan Sungai, lagu Siklus (Erwin Zubyan, In Memoriam)*
—————–
Facebook Charlie Meliala

Ngene iki loooo, Maswinceeek… Sing kangen kamu akeh tenan, sliweran.. :’)

Bjonnicus-01

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s